Pasar Kotaku

Click the image for source

Apa sih yang dipikirkan tentang pasar? Hm, tempat jual beli. Ya gitu sih biasanya orang kalau ngomong. Tapi pernah kepikiran gak sih kalau pasar bisa lebih seru daripada tempat jual beli? Meskipun pada intinya memang tempat jual beli, tapi kita juga bisa cari hiburan di pasar, loh. Gimana tuh? Ya udah, baca aja deh di sini.

  1. Tempat Hiburan
    Kok bisa? Ya coba bayangin, di pasar banyak orang, berbagai macam tipe orang bisa kita temukan di sini. Pengamen ada, yang hanya duduk menunggu uang datang juga ada. Tapi bukan itu sih, asyiknya itu ketika ada penjual CD dan kaset yang muter lagu kenceng. Nah, itu kan bisa jadi hiburan buat kita. Ya nggak nih? Di pasar tempat saya pasar besar Blora, ada beberapa penjual kaset dan CD yang biasa melakukan hal tersebut.
  1. Tempat Cari Barang Baru
    Biasanya sih gitu, karena di tempat langganan saya juga gitu sih. Itu biasanya di tempat yang jual baju sih kalau saya. Percaya gak? Kalau saya sebagai yang mengalami ya percaya, lah! Memang ini tempat unik banget karena hanya menjual barang yang jarang dijual. Kadang tidak ditemukan di toko baju lain (yang punya bangunan sendiri). Wah, memang hebat banget toko dalam pasar yang satu ini. Saya suka deh.
  1. Pemadam Kelaparan
    Banyak variasi makanan di sini. Seperti halnya di pasar tempat saya, banyak yang jual lontong tahu. Lumayan kan. Hehe.. Selain itu juga ada jajanan pasar, bubur, dan nasi dengan sayur biasa seperti di warung.
  1. Tempat Main
    Ini yang pasti orang merasa aneh. Main kok ke pasar? Bagi saya, main yang murah ya di pasar. Karena selain bisa untuk cuci mata, kita bisa belanja dengan harga terjangkau. Belum lagi proses tawar menawar yang semakin membuat kita mengerti dengan karakteristik pedagang.

Nah, di Blora biasanya saya main ke pasar rel dan pasar besar. Dua pasar itu adalah pasar tradisional yang berada di pusat kota Blora. Mengapa disebut pasar rel? Karena dulunya pasar tersebut adalah rel kereta api namun sekarang sudah beralih fungsi menjadi pasar. Kalau pasar besar ya memang besar. Letak pasar rel dan pasar besar ini juga berdekatan, hanya tinggal menyeberang saja sudah sampai. Hihihi.

Hmm, terakhir kali ke pasar Blora sih kapan, ya? Saya sendiri lupa. Soalnya kemarin saya ke pasar Johar di Semarang, sih. Haha.

Advertisements

4 thoughts on “Pasar Kotaku

  1. Sekarang pasar tambah sepi. Soalnya sudah banyak pertokoan dan super market. Klo semua orang kayak kamu, ekonomi rakyat bawah akan berputar debgan baik dan masyarakat menjadi lebih sjahtera.

    • Iya sih. Tapi buat saya, pasar adalah tempat baik untuk belanja, karena banyak pilihan dan harganya terjangkau. Saya aja masih suka ke pasar kalau beli baju, tas, dsb. Jadi bukan cuma buat belanja makanan aja.

    • Nah, bener banget. Nyaman kalau di pasar tradisional. Mau kenal atau tidak kenal, tetap ada interaksi lah, tawar menawar misalnya. Kalau di supermarket paling cuma nanya barang. Oke, I’ll check it.

Silakan berkomentar :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s