Sedikit Curhat, tentang Keharusan Bangkit

Harusnya saya bisa mencontoh teman saya yang dengan semangat, kerja keras, doa, usaha, dan ibadah akhirnya dia bisa mewujudkan impian-impiannya satu persatu. Di sini kadang saya merasa kurang beruntung. Bisa menjembatani diri sendiri untuk naik ke level yang lebih baik sedikit saja saya sudah bahagia. Tetapi mengapa ketika ada yang anjlok, rasanya seperti terperosok ke lubang yang sangat dalam? Ya, saya sedih. Saya merasa ada yang aneh, ada yang janggal, dan seperti berada di dalam sebuah pertempuran yang saya sendiri bingung bagaimana untuk keluar pertempuran karena sudah terkepung (seperti mimpi saya dua hari yang lalu). Begitulah yang saya rasakan, saya sedih.

Beberapa saat ini memang saya jarang menulis di blog. Saya sendiri ada niatan menulis, tetapi semua terbelenggu dan tertahan karena capek dan pikiran. Berbagai pikiran jika saya tulis di sini akan semrawut dan orang-orang tidak baca, ataukah mungkin tulisan ini demikian? Saya sendiri bingung, karena masih belum bisa bangkit dari apa yang saya alami. Padahal saya sadar dan sudah sangat bersemangat untuk kembali bangkit. Tapi mengapa ada rasa bersalah yang sangat kuat yang menghalangi saya? Saya sendiri bingung dan limbung untuk saat ini. Saya hanya bisa berharap saya pulih secepatnya. Karena saya tidak mau ambruk. Kali ini benar-benar saya belum kuat, saya belum terbiasa.

Ketika saya mendapatkan, saya malah memilih melepasnya setelah menikmati beberapa saat. Dan sekarang, karena impian-impian yang dibanding-bandingkan, saya agak minder. Saya merasa kurang bersyukur. Dan saya merasa apa yang saya lakukan belum maksimal. Mungkin itulah mengapa saya merasa kurang, padahal orang lain menganggapnya lebih. Apa yang orang lain lihat adalah tampak luar, sedangkan saya merasakan betapa dalamnya rasa yang saya inginkan ini.

Advertisements

10 thoughts on “Sedikit Curhat, tentang Keharusan Bangkit

  1. Kalau masih bingung lupakan semuanya. Mulai dari awal lagi. Rencanakan lagi dan tulis what to do list sederhana untuk mencapai target-target kecil. Jika perasaan udah mendingan, maka saatnya mewujudkan target yg besar. Itu cara saya klo udah bingung dengan banyaknya pencapaian yg ingin saya capai ha ha ha…….

  2. Pikiran semrawut, rasa bersalah, minder. Nggak secara jelas sih apa masalahmu dlm cerita ini. Tapi mungkin saja ada sesuatu yg sedang km repres dan kamu block. Dan kamu blm menerima itu seutuhnya. Mungkin. Salam sehat. Hidup olahraga (lho?)

    • Memang, karena tidak semua harus diceritakan. Hanya tampak ruwet dalam tulisan ini. πŸ˜€
      Haha.. Oke. Salam. πŸ™‚

  3. Apa yang disarankan teman-teman itu betul semuanya, saya hanya menambahkan, agar kerikil kecil jangan jadi penghalang untuk bangkit meraih yang lebih besar dan bermakna lagi ke depan, tetap semangat !
    Salam semangat dari Dompu

  4. Bisa jadi saat ini merasa dalam kondisi terburuk. Tapi coba lihat apa masih ada hal baik yang bisa kamu dapatkan di sela2 hal buruk? Kalah masih ada syukuri sebab bisa jadi di luar sana ada yang kondisinya sangat jauh lebih buruk daripada kamu.
    Syukuri bahwa masih ada napas berhembus, jantung berdetak dan darah yang mengalir di tubuhmu pertanda Sang Pemilik Hidup masih berkenan memberi kesempatan untuk jadi lebih baik. Syukur juga keberadaanku teman2 yang bahkan mungkin tidak pernah kamu temui(maya) tapi mau menyemangati. Karena itu tanda kamu masih berarti. Yuk move on, move up!

Silakan berkomentar :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s