Hanya Dirimu

Yang aku punya hanya dirimu yang selalu hadir dalam mimpi-mimpiku, tanpe kejelasan, tanpa sesuatu yang nyata. Hanya dirimu yang aku punya, di separuh mimpiku hingga ke alam nyata. Terlihat jelas di pelupuk mataku entah dirimu adalah seseorang yang anggun atau hanya sekedar hinggap.

Hanya dirimu yang mengerti, bagaimana beban ini terasa ringan ketika kubagi bersamamu. Dan ketika semua pintu tertutup, hanya dirimu yang kupunya. Sekali lagi, aku hanya menggantungkan anganku padamu.

Hanya dirimu yang membuatku bertahan akan semua mimpi yang aku bangun, akan semua lamunan yang harus segera aku sadarkan. Akankah angan itu menjadi milikku, ketika semua riak menjadi kering tak terurus?

Advertisements

One thought on “Hanya Dirimu

Silakan berkomentar :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s