Tulisan Tak Berperasa

rrr

Apa yang kamu inginkan? Mengapa semuanya terasa sangat berbeda ketika kau pergi? Langit-langit seakan berhembus kencang menerpa mentari dengan kasar, seraya meneteskan daun-daun luapan marahnya. Aku sendiri di sini, menanti kata yang akan kau ucap.

Barusan itu adalah pertanyaan retoris. Bahkan aku sendiri bingung mengapa bisa aku mengerti ada pertanyaan hiperbola macam pertanyaan yang kau ajukan. Aku tak mampu menuliskannya di sini, karena butuh perhatian yang sangat besar untuk mengingatnya.

Sendiri lagi aku dalam kegelapan ini, tanpamu. Aku butuh kamu, cahayaku.

Advertisements

2 thoughts on “Tulisan Tak Berperasa

Silakan berkomentar :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s