Jangan Sedih, Bersyukurlah

Iri hati adalah perbuatan tak baik. Saya mengerti. Entah saya harus menyebut apa yang saya rasakan ini. Apakah ini kecewa, sedih, iri, sombong, atau patah hati. Yang jelas untuk menyebutnya saja saya susah. Mungkin terlalu banyak ambisi saya yang harus saya tuntut untuk segera terpenuhi.

Saya sadar bahwa tuntutan dari keinginan saya yang membludak ini belum berarti. Saya berpikir terlalu cepat karena ingin semuanya jadi satu. Ah sudahlah, ini sebagai pembelajaran saya bahwa keinginan itu harus dilist, bukan untuk ditumpuk dan diwujudkan secara bersamaan kalau tidak kuat.

Dua malam ini saya mulai sadar bahwa semua harus pelan-pelan tapi pasti. Meski belum rela, tetapi saya tenang dengan kepastian dalam pelan yang sedang saya jalani ini. Saya tahu bahwa ambisi saya harus ditata dengan baik, bukan dibiarkan merajalela dan mengacaukan pikiran saya.

Saya bersyukur saya masih diberi kesadaran untuk memikirkan semua ini. Saya merasa beruntung karena saya kuat. Karena saya tahu ada orang di luar sana yang tak kuat. Sebetulnya saya juga takut jika tidak kuat. Tetapi saya mengerti bahwa hidup ini harus berlangsung dan kita tidak boleh berlarut-larut dalam kesedihan.

Ketika saya memerlukan sahabat untuk berbagi, saya sadar bahwa mereka telah menemukan dunianya masing-masing. Saya hanya berusaha untuk memberi mereka waktu sesuai yang mereka inginkan hanya untuk tidak mengganggu mereka, karena saya sendiri juga tahu bahwa waktu mereka juga terbagi.

Bukannya saya ingin mencari masalah baru, karena masalah lama saja masih tersangkut dan belum terobati. Masalah itu untuk dihadapi, diresapi, dipahami karena kita mengambil hikmah dari masalah tersebut yang selanjutnya adalah pelajaran bagi diri kita sendiri. Atau bahkan mungkin tamparan bagi diri kita sendiri.

Sadar saya bahwa hidup ini terlalu indah untuk dilewatkan. Dan indah didapatkan ketika kita selalu bersyukur atas apa yang kita punya. Syukur, senyum, dan semangat untuk hidup ini.

Salam,
^_^

Advertisements

4 thoughts on “Jangan Sedih, Bersyukurlah

  1. Kadang saya juga merasa tidak kuat menjalani hidup ini. Dan saat itu terjadi biasanya saya berdo’a yang panjang lebar minta dikasihani oleh Tuhan. Ha ha ha

Silakan berkomentar :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s