Berapa Banyak?

Berapa banyak aku menulis tentang kamu? Kamu yang selalu mengisi hatiku akhir-akhir ini. Nol. Tak ada. Semua cerita itu bukan untuk kamu yang selalu mengisi hatiku. Bukan.

Berapa banyak pula waktu ku habiskan untuk sekedar mengingatmu? Itu adalah kesalahan terbesarku. Bahkan waktu yang kuhitung mundur akhir-akhir ini adalah tentangmu, asal kamu tahu.

Berapa banyak tenaga kukuras hanya untuk membuatmu terlihat baik? Itu adalah penyesalan yang saat ini aku pertanyakan. Bahkwan tenagaku sendiri hingga tak tersisa melihat semua penampilan totalmu.

Berapa banyak aku menuangkan kisahku ke dalam cangkirmu yang hampir penuh? Oh, banyak sekali. Hingga luber. Bahkan kamu tidak menyadarinya karena terlalu sibuk merapikan isi cangkir itu.

Berapa sering aku menghidangkan cemilan renyah untuk membuatmu terlihat nyata? Bahkan kamu pun tidak pernah menghitungnya. Hingga terjatuh ke lantai remah-remah cemilan itu sambil mengenyam sedikit demi sedikit sisa remukan di dalam toples.

Berapa banyak waktu berharga yang kuhabiskan untuk kita? Tak ternilai. Mengapa? Karena tak ada harga yang cocok untuk membuat waktu yang tepat dalam kita. Kamu tahu? Seandainya kamu tahu, aku tidak mau kamu tahu. Ya, itu saja.

Advertisements

Silakan berkomentar :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s