Senangnya Nuri Bisa Meong

Kalau Anda mendengar ‘meong’, pasti memori Anda menangkap bahwa suara tersebut adalah kucing. Tapi eh, jangan salah. Di rumah om saya, burung nurinya bisa ‘meong’ kalau dipanggil ‘pus’. Malahan, burung nuri tersebut juga terbiasa ‘meong-meong’ sendiri seperti kucing kelaparan. Weleh-weleh..

Pagi ini saya mengunjungi rumah om saya. Sepertinya ada yang berbeda. Tapi apa, ya? Oh, iya. Ada ‘meong’. Tapi waktu saya cari di mana kucingnya, ternyata tidak ada. Saya sedih. Ya karena om saya memelihara kucing juga, jadi tak heran jika saya mencari-cari kucingnya.

Setelah tidak menemui kucing, saya menengok sebentar burung nuri kesayangan om saya. Dia sudah bisa berbicara meski tak banyak. Bisa menyanyi garuda pancasila meski hanya sebaris, dan yang membanggakan adalah bisa mengucap ‘Assalamu’alaikum’.

Sebenarnya burung nuri tersebut juga sudah lama dipelihara oleh om saya. Tapi entah kenapa saya hari ini geli dan tiba-tiba punya ide untuk menuliskan ide gila tentang burung nuri yang bisa bilang pus dan menjawabi meongnya sendiri. Katanya, burung nuri tersebut sudah terbiasa dengan panggilan ‘pus’ dan ‘meong’. Maka, secara otomatis dia bisa melakukan ‘pus’ dan ‘meong’nya dengan baik.

Salam.
^_^

Advertisements

Silakan berkomentar :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s