Dari Satu Menjadi Kami

Saya tidak pernah menyangka akan mengenal teman-teman yang sekarang menjadi teman sekelas selama hampir tiga tahun ini semasa kuliah. Bayangan saya adalah teman yang menyenangkan dan selalu berbagi bersama. Ya, saya mendapatkannya.

Saya tidak menyangka, berkuliah di salah satu perguruan tinggi di bidang kesehatan Semarang akan membawa saya pada tahap yang mempertemukan saya dengan teman-teman yang lebih spesifik saya bisa mengenal mereka. Ya, hampir tiga tahun bersama, kami sudah merasa seperti keluarga yang kenal luar-dalam.

Kami hampir selalu bisa dibilang kompak, meski masih ada masalah di dalam yang kami sendiri bingung untuk memecahkannya. Karena masalah memang tidak bisa ditebak dan munculnya bukan karena da satu pihak yang berapi-api.

Tak saya sangka, pengalaman ini akan menjadi kenangan. Berkesan sekali selama hampir tiga tahun menemui orang yang sama dan menghadapi mereka. Meski begitu, bukan berarti saya dan yang lain tidak membaca teman yang satu dengan yang lain. Malah kami saling membaca. Dengan pembacaan tersebut, saya merasa kami saling mengetahui satu sama lain.

Bertemu dengan mereka yang awalnya hanya seorang diri, sehingga menjadi besar dan membentuk kami adalah suatu hal yang sangat berharga. Karena benar kekata ‘mencari musuh lebih mudah daripada mencari teman.’

Salam,
^_^

Advertisements

Silakan berkomentar :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s