Mengenal Wonosobo dari Orang yang Melihat dari Luar

23

Salah satu tempat yang berawalan dengan kata ‘wono’ di Indonesia adalah Wonosobo. Ya, kota yang terkenal dengan buah caricanya ini memang dingin dan banyak wisata alam. Menarik sekali tempat yang punya ‘Dieng Plateu’ ini. Segudang cerita menyeruak dari setiap sudut.

Deretan pegunungan yang cantik membentang di setiap celah. Ada sikunir sampai prau yang terkenal dengan bukit telletubbiesnya. Ah ya, namun saya saat ini belum tertarik untuk membahas keindahan alamnya. Karena saya termasuk baru di sini, saya sedikit kaget dengan kotanya. Cantik!

Yang pasti terpancar dari kota Wonosobo adalah hutan. Ya, karena Wono artinya hutan. Sedangkan sobo  / saba adalah tempat berkumpul. Dalam bayangan pasti akan terbelalak ketika memasuki Wonosobo yang memiliki slogan ‘ASRI’ ini.

Kehidupan di Wonosobo memang benar-benar membuat saya kaget. Bukan hanya karena manusianya yang ramah, tetapi pemandangan khas gunung selalu dapat kita temui di setiap sudutnya. Mulai dari jalan yang kebanyakan hanya searah, sampai lika-liku naik turun jalan pegunungan.

Benar-benar membuat saya pusing ketika malam tiba. Saat saya ingin mencari makan, ternyata saya melihat jalan sudah sepi. Padahal baru maghrib. Selepasnya, toko sudah banyak yang tutup. Saya sendiri juga kurang mengerti mengapa maksimal toko tutup setengah delapan malam.

Mungkin saya kurang mengenal Wonosobo, jadi segala aktivitas di dalamnya membuat saya kaget dan meronta. Ya, namun beginilah Wonosobo Asri. Selalu dingin. Bahkan untuk mandi pagi pun, saya masih saya tetap kedinginan. Saya pikir saya akan cepat adaptasi ketika sudah seminggu di sini. Namun nyatanya, dua minggu pun masih belum cukup untuk beradaptasi dengan iklim.

Lebar jalan yang kecil agaknya juga menjadi sumber macet di pasar kota. Terlebih ada pedagangang yang menggelar barangnya mepet jalan. Ah, fenomena Indonesia masih sama seperti itu. Memang membuat macet. Tapi dipadu dengan dinginnya Wonosobo, hawa panas jadi kurang terasa.

Banyaknya jalan yang satu arah juga membuat saya bingung. Saya harus memutar. Ya, tapi inilah uniknya Wonosobo. Ciri khas yang berbeda. Meski bingung, saya suka karena pengemudi jadi rapi.

Saya belum benar mengenal kehidupan di sini. Tapi perlahan saya mencoba memahami dan memaknainya. Semua pasti ada maksud dan tujuannya. Karena itu, saya ingin tahu lebih banyak mengenai kota Wonosobo ini. Semoga saya bisa mendapatkan banyak pengalaman baik di Wonosobo. aamiin.

Salam,
^_^

Advertisements

Silakan berkomentar :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s