#JatuhCinta di Joglosemar edisi Semarang

Kalian para penggemar Bernard Batubara pasti tahu bahwa ada book tour and signing Jatuh Cinta Adalah Cara Terbaik untuk Bunuh Diri. Ya, kegiatan meet and greet bersama penulisnya langsung, Bernard Batubara ini hadir di Semarang pada pukul 17.00 hingga 19.00 hari Minggu, 25 Januari 2015 di Gramedia Pemuda.

Acara ini berlangsung meriah dengan peserta rata-rata kaum hawa. Berbagai pertanyaan seputar buku #JatuhCinta, kepenulisan, dan ide atau inspirasi cerita mengalun sempurna pada pertemuan ini.

image

Dimulai dari kepenulisan, Bernard Batubara menyarankan agar tokoh utama dalam sebuah cerita memiliki masalah besar (bukan tulisannya yang bermasalah melainkan konflik pada tokoh utama). Tulisan yang demikian itu banyak diminati.

Kemudian ketika sebuah buku sudah dilempar ke publik, maka hak sepenuhnya berada pada pembaca. Karena sebagai penulis tidak bisa memaksakan pembacanya untuk menyukai tulisan tersebut.

Inspirasi, bagi Bara bisa datang sendiri dan hal tersebut mengalun. Misalnya, Bara suka mendengarkan lagu menggunakan headphone saat di motor. Dengan cara seperti itu, khayalan Bara bisa melambung jauh karena tiba-tiba bisa muncul ide.

Bara mengatakan bahwa ‘sekejam-kejamnya fiksi masih masuk akal karena masih bisa dihapus dan diganti, kalau kehidupan nyata tidak.’

Jika ingin menulis novel, maka abaikanlah hal lain seperti puisi atau cerpen. Maka yang harusnya kita lakukan adalah membaca tulisan kita sendiri supaya kita bisa fokus.

Menulis itu juga butuh penyegaran, seperti yang Bara rasakan. Pernah ia hanya fokus menulis dan kurang memperhatikan hal-hal yang tidak menyangkut kepenulisannya. Tetapi kemudian ia berpikir bahwa ternyata berkumpul dengan mereka, teman-teman yang sekedar ‘hahahihi’ itu juga perlu untuk dinikmati.

Bara juga menyampaikan harapnnya, yaitu : kita harus terbuka dengan karyanya, karena Bara tidak mau membuat dua hal yang sama. Hal ini dikarenakan Bara adalah orang yang berubah sangat cepat untuk kiblat menulis.

Bara juga memberi saran untuk orang yang ingin menjadi penulis, yaitu harus mencari tahu datangnya motivasi menulis. Hal tersebut untuk mengetahui sang penulis melangkah nantinya. Hal ini dikarenakan menulis itu gampang-gampang sulit dan kalau sudah mulai konsisten menulis maka akan mudah untuk mengalunnya.

Salam,
^_^

Advertisements

One thought on “#JatuhCinta di Joglosemar edisi Semarang

Silakan berkomentar :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s