Diam Ketika Kau Lewat

Berharap bahwa semua akan berpacu tepat dan jelas pada waktu yang akan ditentukan

Berhak mengajukan permohonan sebagai penolong kehidupan di dunia

Mengapa mereka begitu tega seakan di dunia ini tak ada yang lebih mengerti

Padahal mereka hanya pesuruh bukan pelaksana

Dan karena mereka tak tahu rasanya merasakan

Hanya bisa berkata aku mengerti tanpa ada rasa

No feel dan mereka bilang itu manusiawi dan merupakan sebuah kewajaran

Aku diam hanya menanti keadaan yang berbicara layaknya dewa dewi khayangan yang menanti jambakan rambutku

Entah mengapa semua rasanya bisu ketika kau lewat

Advertisements

Silakan berkomentar :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s