Love Yourself, Your Health, Your Body

Apa yang Anda lakukan jika mata sudah lelah, namun raga masih ingin bekerja? Tidak nyaman, bukan? Pasti akan terasa sedikit terganggu. Terlebih jika mata rasanya sudah sakit untuk menatap layar, baik layar handphone maupun layar laptop. Pasti rasanya pusing dan ingin segera beranjak tidur.

Untitled

Beberapa hari ini saya mengalami hal tersebut. Kepala pusing, tidak kuat menatap layar lama-lama, mata rasanya ingin tidur. Entah mengapa. Mungkin karena banyak mikir, capek, atau kurang makan? Ah, mikirnya lucu juga ya saya.

Lama rasanya tidak curhat di blog. Eh. Apa iya? Haha. Tidak penting. Saya hari ini hanya ingin menuliskan tentang kebingungan saya akan hal tersebut yang merasuk beberapa hari ini. Mengganggu. Terlebih ini adalah musim uas sehingga jika tidur lama rasanya ada yang kurang dalam belajar.

Tapi sebenarnya saya tidak merasa sangat terganggu, hanya terusik karena perasaan ingin tidur cepat itu selalu ada dan datang begitu saja. Contohnya ketika tadi saya berada di kampus. Sedang membahas salah satu materi kuliah bersama teman-teman. Tiba-tiba mata saya lelah, tubuh juga lelah. Akhirnya saya tergeletak begitu saja di kursi yang saya duduki alias tidur.

Teman, salah satu diantara kalian pasti ada yang pernah mengalami hal yang sama. Saya rasa mungkin karena tubuh terlalu capek, terlalu dipaksa untuk melakukan sesuatu yang sebenarnya tubuh kita sudah enggan melakukannya. Atau mungkin juga karena tubuh kurang asupan makanan (kurang zat gizi penting yang dibutuhkan tubuh, berkaitan dengan makanan maka jangan makan junk food ataupun fast food).

Tubuh sendiri juga butuh istirahat. Jangan sampai tubuh dipaksa melakukan hal yang tak semestinya. Kita harus mengetahui dengan betul kondisi biologis tubuh kita, jam biologis tubuh (jam, lamanya tidur). Jangan sampai kita tidak memperhatikan sedetikpun kondisi tubuh kita.

Haruslah kita mengerti bahwa menyangi tubuh kita merupakan hal penting yang wajib dilakukan. Tubuh manusia itu berbeda, dan yang mengerti akan tubuh manusia adalah pemilik tubuh itu sendiri, karena dia yang merasakan. Tubuh perlu istirahat cukup, gizi seimbang, air cukup, dan perawatan.

Sayang tubuh juga berarti sayang kesehatan, peduli kesehatan tubuh kita sendiri.

Advertisements

Silakan berkomentar :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s