Tips Menulis Berita

Tips menulis berita :
1. Tulislah dari hal yang menarik
Ini untuk memudahkan kita jika bingung menulis berita. Ini agar berita kita mudah menarik perhatian orang dan menarik untuk dibaca. Selain itu untuk buat kita tidak berlama-lama di depan komputer. Karena selama ini pengalaman kita adalah wartawan baru bingung untuk menulis berita.
Jika yang menarik adalah who, maka tulislah dari orangnya. Tidak hanya who, tetapi juga bisa dari when, where, how, what, dan why. Jangan hanya menulis seperti biasanya, tapi gunakan rumus 5W + 1H secara bijak (awalan tidak harus apa). Ini juga menyangkut dari yang penting (menurut pembaca yang menarik ditulis terlebih dahulu).
2. Belajar dari Straight News
Straight News adalah berita langsung yang berisi 5W + 1H dan juga diberi sumber (saksi, korban, narasumber).
Hal yang tersulit dari berita adalah konfirmasi karena harus menunggu. Jika misal tidak mau dikonfirmasi maka diberi keterangan ‘karena korban tidak mau dikonfirmasi’, tapi jika ingin yang lebih lanjut, maka bisa meminta data dari kepolisian karena sumber berita harus lengkap.
3. Sistematika Berita
Untuk menulis berita yang baik maka ditulis dengan piramida terbalik, yaitu penting, kurang penting, dan tidak penting. Minimal yang paling penting ada di lead (paragraf pertama) atau 5W + 1H diletakkan pada paragraf  pertama. Kalau panjang? Diurai pada paragraf selanjutnya.
Untuk saksi berita harus ditulis pertama kali. Pada berita straight news 5W + 1H diletakkan di paragraf pertama.

Menulis yang enak dibaca :
1. Pilihan bahasa yang lazim (bahasa koran)
Bukan seperti bahasa sehari-hari karena bahasa jurnalistik itu berbeda.
2. Di, Ke, Dari harus jelas
3. Tidak boleh panjang-panjang, minimal subjek, predikat, objek. Tidak boleh 5W + 1H diletakkan pada satu kalimat.
4. Harus runtut
5.Menurut kaidah
Maksudnya, kita harus bisa menulis berita sesuai dengan EYD.

Jurnalis itu punya insting, agar tahu apa yang akan ia lakukan.

Profesi jurnalistik sudah disisipi berbagai macam ilmu.
Pembawa berita tuntutan yang pertama adalah
1. Penampilan
2. Purnaunsiation (cara baca yang enak)
3. Suara
4. Komunikasi
5. Harus menjadi seorang pewawancara

Jurnalis produknya adalah tulisan.
Judul harus
* Menarik (Bombastis)
Misal : tiga korban tewas akibat kecelakaan di depan kodam.
* Menggigit
* Menendang
* Mencerminkan isi

Jurnalis yang bisa memberi judul berarti ia mengerti berita itu.
Karya jurnalistik adalah fakta, ada penegasannya (ada rambu-rambu dalam kode etik) dam kalau itu menyangkut kepentingan umum (misal tentang kebijakan pemerintah, kecelakaan).

Koran = milik publik sehingga ada istilah wartawan tidak bisa ditulis secara pidana (hanya boleh dituntut secara pers, di dewan persnya) karena ada undang-undang pers.

Karya fiksi : produknya bisa berupa novel, cerpen, dll yang tidak berhubungan dengan publik.
Editor : hanya mendandani bahasa (harapannya harus lebih baik).

Wartawan di lapangan keselamatannya terancam. Misal kalau mau mendapatkan foto tersangka maka mendatangi penjara, minta tolong pada polisi untuk menguak aau menyamar menjadi polisi. Ini berarti mental dan fisik harus kuat serta punya nyali. Ini berarti wartawan harus bisa membawa diri meski dilindungi.
Ada trik yang dilakukan oleh wartawan agar narasumber mau bercerita banyak.

Advertisements

2 thoughts on “Tips Menulis Berita

Silakan berkomentar :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s