Faktor yang Membuat Seseorang Kurang Nyaman di Angkot

Anda suka naik kendaraan umum? Atau Anda suka berpergian dengan kendaraan umum dibanding kendaraan pribadi? Ah. Berbicara mengenai kendaraan umum atau angkutan umum (yang di sini selanjutnya akan saya membahas angkot) memang menimbulkan banyak keluhan. Hal ini terutama menyangkut kenyamanan penumpang. Pengguna angkot juga pasti sudah hapal bagaimana angkot akan dibawa oleh sang supir dan bagaimana angkot tersebut akan memengaruhi perasaan dan pemikiran kita. Mengapa begitu? Alasannya sederhana, menyangkut kenyamanan penumpang. Sedangkan kenyamanan itu sendiri akan mempengaruhi perasaan dan pikiran sehingga akan timbul pernyataan-pernyataan unik. Bukan kah begitu? Saya pikir iya. Karena seperti yang kita tahu bahwa angkot saat ini semakin terkikis oleh maraknya kepemilikan dan penggunaan kendaraan pribadi.

Angkot

Angkot

Angkot memang belum banyak berubah dari zaman dahulu, tetap sebagai alat transportasi. Namun saat ini keberadaan angkot masih saja bisa membuat kita bertanya-tanya, masih layak kah angkot tersebut? Satu pertanyaan yang entah mengapa bisa membuat saya berpikir panjang dan lebih jauh lagi mengenai sistem perangkotan di negeri ini. Satu pertanyaan yang membuat saya penasaran. Satu pertanyaan yang membuat saya merasa ingin mengetahui ada apa di dalam angkot, ada apa dengan angkot, angkot salah apa, apakah angkot terlalu vulgar, mengapa angkot disalahkan, kapan terakhir kali angkot dirawat dengan betul-betul baik, sejak kapan angkot mengalami kerusakan, sejak kapan angkot bisa berubah fungsi, sejak kapan angkot menjadi alat transportasi, mengapa harus angkot? Ya, pertanyaan-pertanyaan itu bergelantungan dalam pikiran saya. Entah mengapa.

Saya adalah salah satu pengguna angkot. Saya sering merasakan ini itu ketika di dalam angkot, misalnya merasa tidak nyaman. Rasa tidak nyaman ini dapat ditimbulkan dari :

  1. Penumpang Lain
    Namanya juga manusia, pasti sikap dan sifatnya berbeda. Ada yang suka A, ada yang suka B. Ada yang pendiam, ada yang ramai sendiri. Ada yang senang sendiri, ada yang senang bersama. Wajar lah, dalam satu angkot kita akan menemui banyak orang dengan banyak karakter. Mungkin bagi yang sudah biasa akan merasa biasa, namun bagi orang yang tidak biasa, ini bisa menjadikannya sebuah ketidaknyamanan. Bisa dibuktikan dari sikap seseorang dalam angkot. Anda pasti juga bisa melihatnya jika itu berkaitan dengan sikap. Bila mungkin ada seseorang yang tidak menunjukkannya melalui sikap (dipendam sendiri) mungkin kita juga tidak tahu. Namun sebenarnya, sikap seseorang dalam angkot akan mudah dilihat karena dari jarak yang dekat.
    Berdesakan dalam angkot juga bisa jadi penyebab timbulnya rasa tidak nyaman dalam angkot. Lihatlah bagaimana orang akan mendorong Anda demi mendapat tempat duduk atau Anda harus sedikit bergeser hingga hanya menyisakan sebagian celah kecil untuk Anda duduki. Meski Anda mencoba nyaman, tapi saya yakin bahwa tubuh Anda tidak bisa berbohong bahwa tubuh Anda capek dalam posisi yang seperti itu karena tubuh Anda kurang bisa menopang beban tubuh Anda dalam waktu yang lama.
  1. Gerah
    Anda akan merasa gerah dalam angkot karena tidak disediakan AC. Ya namanya juga angkot, sarana transportasi yang hanya memiliki satu pintu dibagian samping bagi pelanggannya ini memang memiliki kaca jendela, tetapi terkadang kaca jendela itu sulit dibuka sehingga akan menyebabkan udara panas di dalam angkot dan akan mempengaruhi kondisi tubuh kita dan membuat tubuh menjadi lebih cepat dan lebih mudah berkeringat. Di saat ini lah kita merasakan gerah.
    Selain karena faktor tersebut, berdesak-desakan dalam angkot juga membuat tubuh menjadi gerah. Ini karena tubuh manusia satu dengan yang lain berbeda. Banyaknya orang dalam angkot mempengaruhi tubuh karena tubuh tiba-tiba akan menjadi panas kemudian berkeringat atas pengaruh suhu tubuh orang-orang di sekitar. Bisa saja karena ada salah satu penumpang yang naik setelah olahraga jadi aroma tubuhnya mempengaruhi tubuh yang lain sehingga merasa gerah.
  1. Kurangnya Udara dalam Angkot
    Hal ini bisa karena jendela angkot tidak bisa dibuka, mungkin karena rusak atau memang sejak awal tidak pernah dibuka sehingga seret dan susah dibuka atau karena jendela angkot terlalu kecil sehingga tidak bisa membawa kesegaran di dalam angkot. Selain itu, faktor berdesak-desakan dalam angkot dan jendela angkot yang tidak dibuka juga menyebabkan kurangnya udara dalam angkot meskipun pintu angkot terbuka. Ini karena pintu angkot terletak di depan sebelah samping sehingga kurang masuk sampai ke sisi belakang angkot.
  1. Bau Asap
    Asap di sini bisa asap apa saja. Namanya juga angkot, dengan pintu terbuka akan memudahkan asap, debu, dan partikel kecil lain masuk dalam angkot. Namun faktor terpenting adalah jika ada yang merokok dalam angkot. Padahal tercantum jelas dalam Undang-Undang bahwa tidak boleh merokok dalam angkot, tapi masih saja kita temui orang yang merokok dalam angkot.
  1. Gelap atau Remang-Remang
    Saat malam hari, penerangan dalam angkot adalah lampu. Yang kita ketahui adalah lampu dalam angkot warnanya merah dan kecil sekali. Hal tersebut membuat kita kurang nyaman karena cahayanya yang kurang cerah dan masih terkesan sedikit remang-remang.
  1. Kursi Angkot Rusak
    Kursi angkot yang rusak (robek, berbunyi, terlalu keras) bisa menjadi penyebab kurang nyaman dalam angkot.
  1. Kotor
    Tak jarang kita menemui angkot yang kurang bersih, misalnya ditemukan banyak tempelan yang mengganggu pemandangan sehingga terkesan kotor. Selain itu, faktor adanya debu dan sampah pada alas angkot juga menjadi penyebab ketidaknyamanan bagi penumpang dalam angkot.

Ya, meski demikian, angkot tetaplah sarana transportasi yang berjasa bagi Indonesia karena tersedia di mana-mana. Semoga angkot di Indonesia makin diurusi agar penumpang bisa merasakan kenyamaan saat naik angkot. ^^

Advertisements

Silakan berkomentar :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s