Angin Malam

Mengapa malam tak mengizinkan kita bersama lebih banyak waktu untuk mengenal satu sama lain dalam ketenangan
Selalu detak jam dan nyanyian nyaring sang jangkrik menemani dalam kelabu hitam yang tak terlihat
Mungkin mereka lelah memandangi kita yang tanpa suara tak bertemu satu sama lain
Jika itu yang kau minta untuk melepas beban secara perlahan
Kita tak akan bisa merangkai kembali detik-detik penuh makna dalam kerangka kecil dalam otak kita
Hanya akan menjadi memori belaka yang bertumpu pada ingatan dan tak ada bekas rasa
.
Kerinduan yang memuncak pada hati kita akan membawakan kedamaian di hari yang tenang
Hari ketika malam melantunkan nyanyian sucinya dan membuat semua orang terpana
Ketika hati sudah tak bisa dirundung lagi atas kesepian yang mendera dan lagi-lagi hanya bisa berkata ‘ya’
Atau mungkin ketika mereka mengobarkan kata-kata pedas itu untuk membakar semangatmu
Jangan-jangan hanya aku yang melihat api pengorbananmu yang tak jeli itu
Mereka tidak akan peduli kecuali kau bisa menguasai pikiran mereka
Tanpa banyak basa-basi
Tanpa banyak tanda tanya
Tanpa banyak halusinasi
Kau tahu pasti apa yang tak terjadi
Semua terpikir sedetail itu
Hingga tak ada waktu mengalah
Hingga tak ada waktu berhenti
Semua berjalan mengikuti irama
.
Desir pantai malam itu mengingatkan kita tentang memori lama
Yang sudah usang dimakan usia
Hari ketika kita belum bisa berjalan di pinggir pantai ini karena pasang
Tak menyurutkan kenangan kita pada ukiran di balik sebuah batu tua di sekitarnya
Hanya ukiran tak bermakna yang hanya bisa dilihat dengan hati
.
Dan malam adalah malam dan akan menjadi malam
Malam bukan untuk ditakuti seperti mitos
Malam adalah sahabat kita
Untuk merenung bahkan mengenang kembali kisah kita
Sang bulan dan bintang adalah kuncinya, saksinya adalah angin
Tapi angin itu bertiup entah kemana akan pergi
Ia membawa cerita kita tapi ia tetap diam
Angin itu membisikkan sesuatu padaku
Bahwa ia adalah makhluk yang bisa datang dari mana pun
Aku tahu ia tak berbohong
Tapi rahasiaku bersamamu oh angin
Aku tahu kau tak akan memberitahukannya
Tapi aku khawatir kau akan mebjadi berbeda
Angin tolonglah aku
Bisikkan kata itu sekali lagi
Kata yang membuatku damai bersama dentuman jam yang makin lama makin terasa keras
Kata yang membuatku merasa nyaman tentang apa yang kau lakukan selama ini
.
Janjimu wahai angin malam
Kau bawa aku berkeliling mimpi bersamanya yang kau anggap imajinasiku
Ku tolehkan bagaimana kau merapikan kata-kataku yang kusut olehmu
Bahkan malam ini, kita belum bisa menemukan hal tepat untuk kita bicarakan
.
Angin malam yang sedang menyeruak
Aku mohon kita bersama kembali
Menyatu dalam keheningan malam
Kemudian bertukar cerita satu sama lain bersama bulan dan bintang
Acuhkan saja planet-planet itu
Biarkan mereka pada konsentrasinya untuk berotasi dan berevolusi
.
Oh angin malam
Biarkan ku bersamamu menikmati tenangnya alam yang indah ini
Menyusuri setapak demi setapak rangkaian pemandangan yang telah digambarkan pada alam semesta ini
Biarkan ku bersama kunang-kunang dan biarkan mereka membisikkan sesuatu untukku
Hanya untuk menikmatimu angin malam

Advertisements

Silakan berkomentar :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s