Hari Anak Nasional 2014 “Indonesia Satu Aksi, Stop Kekerasan terhadap Anak”

Selamat hari anak! Let’s save generasi penerus bangsa ini. Anak adalah anugerah terindah yang diberikan oleh Allah kepada orang tua. So, tugas orang tua yang paling utama is take care their child! Yaps, karena setiap anak membawa kebahagiaan tersendiri untuk orang tuanya. Then, what is child? In my opinion, anak merupakan a gift from God that given to parents. Yea, anak adalah hadiah! Why? Karena anak sangat dinantikan kehadirannya oleh orang tuanya.Uum, nice. Karena setiap orang pasti ingin punya anak.

Di hari anak yang jatuh pada tanggal 23 Juli 2014 ini, I think kita harus lebih aware kepada anak karena perkembangan teknologi sudah semakin pesat. Banyak realita yang dapat kita lihat bahwa anak-anak sudah menggunakan handphone, netbook, dan semacamnya untuk bermain. Bahkan minat untuk meninggalkan benda kecil tersebut sedikit karena saking asyiknya. Aduh, saya juga turut prihatin melihat konsidi yang seperti itu. Terlebih anak kecil masih belum bisa berpikir jauh untuk dampak kedepannya.

Well, anak kecil masih sangat membutuhkan bimbingan, dari mana pun dan kapan pun because they’re still growth, dan untuk tumbuh, they also need a good nutrition. I say this because tak jarang saya melihat orang tua yang memberikan junk food for their child and I’m very sad for this. Saya selalu berpikir bahwa anak harus dihati-hati. So, pelase keep and take care for them, peolple.

Untuk tema hari anak nasional tahun 2014 ini adalah “Indonesia Satu Aksi, Stop Kekerasan terhadap Anak”. Nah, dari tema bisa kita lihat bahwa harapan yang sangat besar diberikan kepada generasi penerus bangsa supaya jalannya bisa bagus, that’s what I think. Karena kekerasan terhadap anak sangat memberatkan sang anak. Dan kekerasan membuat sang anak tertekan karena dia pasti akan merasa begini begitu, tidak tenang untuk menjalani hidup.

Dampak kekerasan terhadap anak bisa saja membuat anak kurang bergairah karena ia akan terbayang-bayang oleh tindak kekerasan tersebut. Namanya juga anak, ingatannya pasti kuat. Entah bagaimana mental sang anak, ketika dewasa sang anak akan tumbuh berbeda jika sejak kecil ia tumbuh dalam kekerasan. Mungkin ada yang trauma sehingga ketakutan, mungkin ada yang membiarkannya karena telah terbiasa, mungkin ada yang ikut campur. Tapi ah, semoga yang terakhir tidak. Harapan kita adalah anak tumbuh dengan baik sehingga masa depannya pun baik.

Indonesia satu aksi untuk menghentikan kekerasan pada anak. Ya, satu kalimat itu mengingatkan kita bahwa anak adalah warisan berharga untuk masa depan. Karena anak akan meneruskan perjuangan kita, maka tndak kekerasan pada anak harus dihentikan atau ditiadakan. Anak harus dilindungi dengan kasih sayang dan ilmu yang banyak agar anak mengerti kenyataan di luar lebih atau bahkan kurang dari yang ia rasakan. Anak harus dibekali dengan ilmu yang mantap agar ia mampu melangkah dengan pasti. Kekerasan tidak mengajarkan seperti itu. Maka, jangan ajari anak dengan kekerasan, tapi dengan kelembutan.

Jangan paksa anak, biarkan dia berpikir. Mungkin belum ada hubungannya dengan kekerasan. Namun saya rasa, paksaan yang keras adalah kekerasan. Paksaan keras di sini yang saya maksud adalah paksaan yang membuat anak terbebani. Jadi menurut saya, jangan terlalu membebani anak. Anak bukan untuk dididik dengan cara paksaan, tapi dengan kehalusan dan penuh kehangatan. Anak bukan untuk dibebani, tapi untuk diajari bagaimana yang benar dan baik.

Orang pasti sadar bahwa kekerasan pada anak belum tentu berdampak baik bagi kondisi sang anak.Oleh karena itu, dengan tema yang diusung pada hari anak ini adalah “Indonesia Satu Aksi, Stop Kekerasan terhadap Anak” yang berarti mari satukan Indonesia untuk menggiring anak agar tidak diperlakukan dengan keras. Indonesia satu aksi, yang berarti gerakan orang Indonesia secara serempak dengan maksud untuk menghentikan kekerasan terhadap anak. Hal ini berarti semua orang Indonesia harus melakukan hal yang sama untuk tidak melakukan kekerasan terhadap anak. Begitu? Ya, saya rasa itu.

Advertisements

2 thoughts on “Hari Anak Nasional 2014 “Indonesia Satu Aksi, Stop Kekerasan terhadap Anak”

    • Iya nih. Kita harus mendidik adik-adik kita dengan baik. Jauhkan mereka dari keburukan. šŸ™‚
      Ya setidaknya dimulai dari kita sendiri lah mencontohkan hal yang baik dan mendampingi adik-adik saat nonton tv supaya dia nonton tayangan yg baik.

Silakan berkomentar :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s